Alasan Kuliah di Inggris: Banyak Beasiswa, Lulusan Mudah Dapat Kerja

Alasan Kuliah di Inggris

Alasan Kuliah di Inggris merupakan salah satu negara tujuan pelajar Indonesia melanjutkan pendidikan tinggi. Selain kualitas pendidikan yang maju, reputasi lulusan universitas di Inggris terkenal baik. University of Oxford, misalnya, telah berdiri sejak abad ke-11 dan hingga kini masih konsisten mencetak lulusan-lulusan berkualitas.

Tidak sedikit universitas di Inggris yang masuk pemeringkatan terbaik dunia QS World University Rankings. Sebut saja University of Imperial College di Kota London yang berada pada posisi kedua terbaik dunia. University of Oxford yang berada di posisi ketiga dan Cambridge University pada urutan kelima.

Meski demikian, prestise bukanlah satu-satunya alasan untuk kuliah di Inggris. Dalam acara StudyUK Connect 2025, Sabtu (8/1/2025), British Council memaparkan berbagai aspek menarik yang perlu di ketahui calon mahasiswa terkait kuliah di Inggris.

Jeanne Leong, Head of Marketing, Education, Asia Pacific, British Council, menyampaikan bahwa Inggris memberikan kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk merasakan pendidikan berkualitas dengan perpaduan keunggulan akademik, kekayaan budaya, dan peluang karier.

Ia menjelaskan bahwa Inggris memiliki 11 universitas yang masuk dalam peringkat 100 terbaik dunia, termasuk Universitas Oxford di peringkat pertama, yang menawarkan pendidikan kelas dunia berbasis riset mutakhir dan industri.

“Mahasiswa yang melakukan studi di Inggris dapat merasakan pendidikan kelas dunia yang di dukung oleh riset mutakhir dan pembelajaran berbasis industri. Warisan inovasi di Inggris, mulai dari Revolusi Industri hingga pengembangan kecerdasan buatan (AI) modern, menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan mendukung pertumbuhan akademik serta professional,” lanjut Jeanne.

Baca juga artikel terkait lainnya yang ada di disdik.pamekasankab.com

5 alasan untuk studi di United Kingdom

1. Kualitas akademis yang unggul

Universitas di UK di kenal dengan kualitas akademisnya yang tinggi, riset-riset yang inovatif, dan pembelajaran yang mempersiapkan lulusannya untuk masa depan.

Bicara tentang pencapaian akademik, UK telah menjadi tempat lahirnya berbagai peristiwa yang mengubah dunia, mulai dari Revolusi Industri hingga penemuan World Wide Web.

Pada 2024, 11 universitas UK berhasil masuk dalam daftar 100 universitas terbaik dunia, dengan University of Oxford menduduki peringkat pertama.

Selain itu, 38 persen (atau lebih dari 400) penerima penghargaan Nobel yang belajar di luar negara asalnya memilih UK sebagai tempat menuntut ilmu.

Komitmen UK terhadap pendidikan internasional juga tercermin dari fakta bahwa 20 persen dari staf akademiknya berasal dari berbagai negara di dunia.

2. Kemudahan bekerja

Dari segi mudah atau tidaknya lulusan universitas di UK mendapat pekerjaan, semuanya tergantung dari baik atau tidaknya hubungan yang di miliki universitas dengan berbagai industri baik di dalam negeri maupun secara internasional.

UK sendiri di kenal sebagai negara yang memimpin dalam hal inovasi teknologi, dengan London yang berkembang sebagai pusat fintech global.

Universitas-universitas di UK juga memiliki hubungan yang kuat dengan berbagai industri, baik di dalam negeri maupun internasional.

Beberapa perusahaan multinasional terkemuka seperti Burberry, Unilever, AstraZeneca, dan HSBC telah menjadikan UK sebagai lokasi kantor pusat mereka.

Sistem pendidikan di Inggris di rancang dengan pendekatan berbasis industri, memastikan lulusannya siap memasuki dunia kerja.

Mahasiswa mendapatkan keuntungan dari mata kuliah yang bersifat praktis dan di sesuaikan dengan kebutuhan industri terkini. Banyak program studi juga menawarkan kesempatan magang dan program kerja sukarela sebagai bagian dari kurikulum. Ini memberikan mahasiswa pengalaman langsung di lapangan.

Selain itu, gelar dari universitas di Inggris sangat di hargai oleh pemberi kerja di seluruh dunia

Pemerintah UK juga menyediakan Graduate Route Visa, yang memungkinkan lulusan bekerja di negara tersebut hingga dua tahun setelah lulus (tiga tahun untuk lulusan Ph.D.). Dengan adanya visa ini, peluang karir bagi lulusan semakin luas dan beragam. Persyaratan lengkap terkait visa khusus tersebut bisa di lihat pada laman resmi: https://www.gov.uk/graduate-visa

3. Keamanan dan kesejahteraan penduduknya

Tidak perlu takut diskriminasi

UK sangat memperhatikan kesejahteraan mahasiswanya dengan fasilitas dan dukungan penuh untuk memastikan pembelajaran yang aman dan nyaman.

Bagi calon mahasiswa yang beragam Islam dan ingin melakukan studi di UK, tidak perlu khawatir. UK memiliki memiliki masyarakat yang multikultural dan menjunjung tinggi kebebasan beragama.

Warga Negara Indonesia yang ingin menimba ilmu di Inggris juga tidak perlu takut mengalami perlakuan tidak adil atau diskriminasi berdasarkan ras, kewarganegaraan, atau agama. Segala bentuk diskriminasi di larang secara hukum di negara ini.

Selain itu, tingkat kriminalitas di Inggris rendah, dan setiap universitas memiliki tim keamanan sendiri untuk menjaga keselamatan mahasiswanya.

Universitas di UK juga mempunyai komitmen mendalam untuk mendukung kebutuhan kebudayaan ataupun keagamaan mahasiswanya, termasuk menyediakan fasilitas ibadah.

Masjid, vihara, dan gereja dapat di temukan dengan mudah di berbagai kota di UK, memastikan mahasiswa dari berbagai latar belakang dapat menjalankan ibadah dengan nyaman.

Layanan kesehatan

National Health Service (NHS) sebagai salah satu sistem kesehatan yang terbaik di dunia, memberikan jaminan kesehatan yang komprehensif bagi para pelajar internasional.

Bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan minimal enam bulan di UK, mereka tidak perlu khawatir tentang asuransi kesehatan pribadi karena sudah tercakup dalam sistem NHS. Hal ini tentu memberikan ketenangan pikiran bagi pelajar dan orang tua mereka.

Para pelajar internasional dapat mengakses layanan NHS dengan biaya yang di subsidi setelah membayar Biaya Kesehatan Imigrasi (Immigration Health Surcharge) sebagai bagian dari proses aplikasi visa.

Layanan kesehatan yang dapat di akses mencakup konsultasi dokter untuk masalah kesehatan fisik, mental, penanganan kecelakaan, dan layanan gawat darurat.

Sistem pendukung kesehatan yang baik ini memungkinkan pelajar untuk fokus pada studi mereka tanpa perlu khawatir tentang biaya pengobatan yang mahal atau akses ke layanan kesehatan yang berkualitas.

Dukungan kesehatan mental juga menjadi nilai tambah mengingat tantangan adaptasi yang mungkin di hadapi pelajar internasional di lingkungan baru.

Makanan yang beragam

Selain sistem kesehatan yang mendukung, keragaman kuliner di UK juga menjadi salah satu faktor yang membuat pengalaman belajar menjadi lebih menyenangkan. UK di kenal sebagai negara yang sangat multikultural, dan hal ini tercermin dalam pilihan makanannya yang beragam.

Para pelajar internasional tidak perlu khawatir akan merasa rindu masakan dari negara asal mereka. UK menyediakan berbagai pilihan makanan internasional melalui jaringan restoran, kedai makanan, dan food hall yang tersebar luas. Mulai dari masakan Asia, Timur Tengah, Eropa, atau Amerika, semuanya tersedia dengan mudah.

Hal yang patut di apresiasi adalah kepedulian UK terhadap kebutuhan diet khusus. Bagi pelajar yang vegetarian atau vegan, tersedia banyak pilihan makanan yang sesuai. Demikian juga bagi yang membutuhkan makanan halal atau kosher, dapat dengan mudah menemukannya di supermarket dan toko-toko khusus.

Kemudahan mendapatkan bahan makanan juga di dukung oleh banyaknya supermarket dan toko spesialis yang menyediakan berbagai produk internasional. Ini memungkinkan pelajar untuk memasak makanan khas negara mereka sendiri jika ingin.

Sebagai informasi tambahan, air keran di UK aman untuk di minum sehingga menghemat pengeluaran untuk air minum. Mahasiswa cukup membawa dan mengisi tumbler di tempat-tempat yang memiliki keran air.

4. Pengalaman dan teman-teman baru

Negara ini merupakan tempat lahirnya banyak karya seni dan hiburan global, mulai dari karya klasik Shakespeare seperti Hamlet hingga fenomena budaya pop modern seperti Harry Potter.

Selain itu, UK juga terus menghasilkan talenta-talenta yang memukau dunia hiburan, mulai dari legenda musik The Beatles dan The Rolling Stones hingga bintang-bintang kontemporer seperti Ed Sheeran.

Para pelajar juga dapat memperkaya pengalaman mereka dengan menghadiri berbagai acara budaya. Mulai dari kemeriahan Festival Glastonbury yang legendaris hingga pertunjukan memukau di Royal Opera House, UK menawarkan spektrum hiburan yang lengkap untuk berbagai selera.

Pengalaman menonton teater atau mengunjungi museum-museum kelas dunia menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan mahasiswa di UK.

Keindahan alam UK juga menjadi daya tarik tersendiri. Dari lembah-lembah Welsh yang memesona, dataran Yorkshire yang historis, hingga Scottish Highlands yang melegenda, UK menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan. Akhir pekan bisa di isi dengan hiking atau menjelajahi kota-kota bersejarah di sekitar kampus.

Belajar di Inggris bukan hanya tentang meraih gelar, tetapi juga tentang mendapatkan pengalaman berharga yang memperluas wawasan dan menciptakan kenangan tak terlupakan.

5. Kesesuaian harga dengan nilai yang di dapat

Di UK, program sarjana (S1) umumnya dapat diselesaikan dalam tiga tahun, sementara program magister (S2) hanya memerlukan satu tahun.

Mahasiswa internasional yang berusia di atas 16 tahun slot dan memiliki visa yang sesuai di perbolehkan bekerja paruh waktu selama studi di UK. Umumnya, mahasiswa dapat bekerja hingga 20 jam per minggu selama masa perkuliahan.

Banyak universitas di UK juga menyediakan beasiswa dan berbagai skema pendanaan untuk mahasiswa internasional guna membantu meringankan biaya pendidikan.

Biaya hidup

  • Berikut adalah estimasi biaya hidup bagi mahasiswa di UK dalam Rupiah (IDR), dengan kurs 1 GBP = Rp20.268:
  • Sewa, makanan, dan kebutuhan pokok lainnya: sekitar £800 – £1.300 per bulan, setara dengan Rp16.214.400 – Rp26.348.400.
  • Kontrak telepon seluler: sekitar £10 per bulan, setara dengan Rp202.680.
  • Secangkir kopi: sekitar £3, setara dengan Rp60.804.
  • Keanggotaan pusat kebugaran: sekitar £20 – £40 per bulan, setara dengan Rp405.360 – Rp810.720.

Bisa bervariasi tergantung lokasi, dengan kota-kota besar seperti London biasanya memiliki biaya hidup lebih tinggi di bandingkan daerah lain di UK.

Biaya kuliah

Biaya kuliah untuk mahasiswa internasional di UK bervariasi tergantung pada program yang di ambil. Berikut perkiraan biaya kuliah per tahun berdasarkan jenis program:

Program Sarjana (S1) – Lecture-Based Degree

  • Biaya: £10.000 – £26.000 per tahun, setara dengan Rp 202.680.000 – Rp 526.968.000 per tahun
  • Contoh program: Hukum, Ekonomi, Filsafat, Matematika, Sejarah, Ilmu Politik, Teologi
  • Program Sarjana (S1) – Gelar Medis
  • Biaya: £58.600 per tahun, setara dengan Rp 1.187.704.800 per tahun

Program Pascasarjana (S2

  • Biaya: £15.000 – £30.000 per tahun, setara dengan Rp 304.020.000 – Rp 608.040.000 per tahun

Salah satu keuntungan kuliah di UK adalah gelar S2 dapat di selesaikan dalam 1 tahun, sehingga total biaya pendidikan menjadi lebih hemat di banding negara lain yang umumnya memerlukan waktu 2 tahun untuk jenjang pascasarjana.